Susah Banget ya jadi Bawahan

Sabtu ·

malam minggu yang menyedihkan ketika orang berlibur aku harus berkerja mengais Rezeki, bukan bekerja nya yang menyedihkan akan tetapi cacian dan omelan itu lah yang menyedihkan. Maklum jadi seorang bawahan atau karyawan emang akan selalu menghadapi hal semacam itu, omelan dan cacian akan menyedihkan jika kesalahan itu tidak datang dari diri kita, Ooh itulah bawahan selalu menjadi limpahan omosi bagi mereka yang merasa menjadi bos. mereka merasa berkuasa atas diri kita, mereka hanya pandai menjadi bos daripada menjadi pemimpin.

Wahai saudara ku yang sedang berkuasa baik itu menjadi bos perusahaan atau bos berbagai macam bidang propesi rubah lah gaya anda karena bawahan anda tidak akn senang bila selalu di caci dan dihina, anda menjadi bos itu karena ada bawahan jangan hanya bisa menuntut hak anda akan tetapi hak bawahan anda tidak pernah diperhatikan. jadilah engkau pemimpin bijak sana bisa memberi solusi dan bukan mecaci, jangan melimpahkan kekesalan mu kepada bawahan mu itu akan menyakitkan. Bila anda tidak pernah memberi solusi janganlah pernah menuntuk suatuhal yang lebih darinya.

oke mungkin itu sebuah jeritan seorang bawahan yang merasa di rendahkan, di dunia ini sebagai seorang bawahan/karyawan itu memang tidak menyenangkan, akan selalu di pandang rendah oleh yang berkuasa. Hak selalu di lupakan akan tetapikewajiban selalu di tuntut oleh sang majikan. Betapa banyak karyawan yang bekerja akan tetapi upah mereka di kurangi atau di tunda pembayarannya, bila berbuat kesalahan akan di hina seolah-olah tidak ada kebaikan pada nya.

Ini bukan pengalaman orang lain yang aku ceritakan akan tetapi adalah pengalaman diriku sendiri. Bila menceritkan pengalaman orang lain sangat berbeda dengan menceritakan pengalaman diri sendiri.
Masihkah Anda bercita-cita menjadi karyawan sejati dan tidak pernah berpikir keluar dari status karyawan ? saya bukan mengatakan karyawan itu pekerjaan yang hina akan tetapi karyawan itu sangatlah tidak mengenakkan, jiwa kita kan selalu tertekan.

Mari kita rubah cita cita kita yang dulu ingin menjadi seoarang bawahan, mulai sekarang berkeinginanlah menjadi pemimpin atau pengusaha. Kita kan bebas bertindak tidak akan tertekan batin oleh cacian akan tetapi ketika menjadi pemimpin jangan lah menempatkan dirimu sebagai bos yang hanya bisa menuntut tampa memberikan solusi. "Memang lebih mudah melihat kesalahan orang lain daripada kesalahan diri sendiri". Jadi kan dunia internet ini permulaan menjadi pengusaha bukan menjadi karyawan. Aku sangat mengharapkan komentarnya di blog ini sehingga aku bisa lebih baik dari yang sekarang..

1 komentar:

therunk mengatakan...
13 April 2009 17.47  

sabar ya.. saya juga masih bawahan :((
o ya salam kenal, add YM saya biar bisa ngobrol :D
satria_flamboyan

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pengikut

Recent Readers

View My Profile

View My Profile

View My Profile

View My Profile

View My Profile